|
LSD
termasuk dalam kelasifikasi ‘hallucinogens’ bersama-sama
antara lain dengan Phencyclidine, varian-varian Amphetamine
(ecstasy), Mescaline / Peyote dan Psylocybin.
LSD dibuat dari lysergic-acid,
yang ditemukan di sejenis jamur yang tumbuh di gandum dan tumbuhan
padi-padian lainnya.
Bentuk fisik
:
Bentuk fisik zat ini sangat beragam yang masing-masing
tergantung pada proses pembuatannya.
Bentuk yang umum ditemui antara lain :
- tablet
- cairan bening
- seperti kertas
pengering tinta
-
seperti agar-agar berbentuk kotak tipis
Akibat
Penggunaan – FISIK :
Akibat langsung
penggunaan LSD relatif sulit diduga sebelumnya.
Besar akibatnya sangat tergantung dari jumlah konsumsi,
kepribadian pengguna, ‘mood’ dan harapan pengguna serta
situasi di sekeliling saat penggunaan.
Efek umum
penggunaan LSD antara lain :
- pupil mata
membesar
- suhu tubuh naik
- denyut jantung
meningkat
- tekanan darah
meningkat
- berkeringat
- nafsu makan
menurun
- mulut terasa
kering
- gemetar /
tremor.
Akibat
Penggunaan – MENTAL :
- Halusinasi
visual
- Sensasi dan
perasaan berubah sangat cepat.
Perubahan ini bisa berakibat yang
menakutkan
dan menimbulkan rasa panik.
Akibat
Penggunaan – Jangka Panjang :
Banyak pengguna,
pada saat tertentu, yang dapat merasa seperti saat mereka
mengkonsumsi, padahal mereka sedang tidak mengkonsumsi.
Timbulnya gejala ini datang dengan tiba-tiba tanpa ada
tanda-tanda sebelumnya. Gejala
ini timbul pada saat yang tidak bisa ditentukan, bisa hanya
beberapa hari setelah penggunaan terakhir, dan bahkan bisa timbul
setahun setelah penggunaan terakhir.
|